My mother company

外国人就職・転職検索サイト

Wednesday, July 10, 2013

FILM LA TAHZAN (Jangan Bersedih)-Behind the making-1

1 July 2013.  Falcon Pictures-sebuah production house mengumumkan film terbaru mereka yakni LA TAHZAN-Jangan Bersedih (ini trailernya, rencana premier tgl 2 Agustus 2013)
http://www.youtube.com/watch?v=Fd_R9eK5q8c 

Film itu berakar dari sebuah script sederhana yang aku kirim ke Sutradara muda Danial Rifki. 
Ketika kabar film ini aku sharing kepada teman-teman di dunmay, ada banyak jempol, doa dan dukungan semangat untuk menonton film ini kelak. Alhamdulillah khoir buat semuanya. 

Tesier poster terbaru 2013

 Lalu, seorang pemerhati kabar itu mengirimku email khusus. Isinya begini:

Waduh...luarbiasa....
Salam kenal mba Novi...
Boleh dong cerita latar belakang bagaimana penulisan cerita ini.
Sepertinya cerita sih balik panggung juga sama menariknya.
Siapa tau semangat berkaryanya bisa menginspirasi...

Salam,
Andhi-Bandung
 
Baiklah, aku akan membagi kisah behind the scenenya yaaa...
 
**********************
Februari 2011, lahirlah buku yang berjudul LA TAHZAN FOR STUDENT-Kisah Inspiratif Para Pelajar Indonesia di Jepang. Berisi 14 kumpulan kisah para warga Indonesia yang berstatus pelajar beasiswa dan non-beasiswa (ujung-ujungnya mendapat beasiswa juga kok). Diterbitkan oleh LPPH (sekarang sudah tidak ada, kalau tidak salah catat melebur jadi NOURA BOOKS).

Saya menulis cerita sepanjang 10 halaman berjudul PELAJAR SETENGAH TKI. Berkisah tentang bagaimana saya bisa berangkat kuliah ke Jepang tanpa beasiswa. Saya berangkat ke Jepang melalui program 'belajar sambil arubaito/part-time'. Itu murni kisah hidup saya, dari yang susahnya hidup di Jepang hingga impian saya kuliah tinggi di Jepang tercapai. Berkat arubaito ini saya (tentunya dengan bantuan Allah s.w.t) berhasil meraih impian di sana.

12994118531109729507
Buku ini sudah tidak mejeng lagi di tokbuk harus beli di mizan.online


Buku itu mulai mendapat perhatian publik, setengah tahun setelah launching. Mungkin karena penulis-penulisnya juga banyak teman, jadi promosi mulut ke mulut. Buku ini ternyata dinyatakan best-seller di tokbuk Gramedia. Bahkan pernah dinobatkan sebagai nominee pada ajang Apresiasi Pembaca Indonesia 2012. Namun harus berlapang dada karena yang menang adalah buku Ainun-Habibie.

  • Tawaran seorang sutradara

Sekitar pertengahan Juni 2011, PJ buku ini yakni Pak Lisman Suryanegara memberikan kabar baik. Kata beliau, ada seorang sutradara muda bernama Danial Rifki yang tertarik dengan isi buku ini. Dia ingin memfilmkan, tapi dengan syarat masing-masing penulis harus membuat cerita fiksi yang diadaptasi dari kisah perjuangan hidup di Jepang. 

Kesempatan ini jelas unik (setidaknya buat saya). Lalu saya coba memberanikan diri untuk memfiksikan tulisan saya yang berjudul PELAJAR SETENGAH TKI. Saya buat tokoh bernama Viona (karakternya ya saya sendiri, nama saya  -Novi dibalik jadi Viona). Lalu saya tambahkan tokoh Hasan (teringat sahabat yang memang tinggal di Jepang) dan Yamada (karakternya dari pria Jepang yang pernah serius ingin menikah dengan saya).

Ceritanya saya lebarkan dengan membuat hubungan antar manusia bertiga itu. Tapi tetap dengan goal: meraih impian studi di Jepang. Lalu saya beri judul ORENJI.

Script Orenji akhirnya saya kirim ke sutradara Danial Rifki. Kala itu saya ingat betul, teman-teman penulis yang tergabung dalam buku La Tahzan for Student (kami istilahkan LTfS), tidak ada yang mengirim. Mungkin ada, tapi saya kan tidak tahu. Karena setiap sampel script dikirimkan langsung kepada Sutradara Danial.

Script yang saya tulis ternyata diterima oleh Danial dengan baik. Lalu sejak itu kami intens berkomunikasi untuk mematangkan konsep cerita. Karena tahun itu Indonesia sedang diramaikan oleh film-film inspiratif seperti Man Jadda Wa Jadda, Laskar Pelangi-nya Andrea Hirata, dst.

Suatu malam Sutradara Danial menelepon saya. Katanya isi cerita Orenji harus diubah. Goalnya jangan cuma sampai mampu menembus perkuliahan di Jepang, tapi lebih dari itu. Lalu kami bicara berjam-jam di telepon. Danial meminta saya untuk menceritakan semua hal-hal unik yang saya pernah alami di Jepang.

Maka meluncurlah beberapa cerita pribadi. Mulai dari kesulitan uang, hampir diseret masuk ke agama lain, dsb. Ternyata Danial suka semua cerita saya. Dia meminta saya untuk menulis ulang script dengan cerita 'hampir diseret masuk agama lain' itu ke dalamnya.

Kami banyak berdiskusi tentang pengembangan cerita. Hingga akhirnya Danial berhasil membuat script Orenji lengkap dengan filosofi dan beberapa gambar tentang Jepang yang dipilih Danial. Di situ saya melihat sisi kaca mata seorang sutradara. Yakni menampilkan imajinasi bagaimana film itu akan dibuat.

Saya senang sekali melihat file Orenji yang berisi narasi, filosofi dan foto-foto Jepang.

(bersambung)

Sedikit berita tentang itu:
http://www.21cineplex.com/slowmotion/orenji-kisah-pelajar-setengah-tki-di-jepang,2840.htm

orenji
Ini tesier poster awal






14 comments:

  1. keren mak..semoga menginspirasi banyak anak muda ya...pengen juga belajar nulis script..mak novi belajar diman bkn script film

    ReplyDelete
  2. wah ini nontonnya dimana mbak?

    ReplyDelete
  3. mak novi saya tunggu postinganya selanjutnya...aku udah promo ni film sama teman2 biar nanti banyak yg nnton hehe, sukses ya mba :)

    ReplyDelete
  4. Pingin nonton juga nantinya...tapi sekarang kalau mau nonton harus ke luar kota mbak novi, hiiks karena di Blitar tidak ada bioskop...

    ReplyDelete
  5. wah, saya nyasar ke blog penulis di film La Tahzan. waktu liat trailernya, saya bener2 berminat nonton filmnya, keren kayaknya... salam kenal ya Mbak...

    ReplyDelete
    Replies
    1. salam kenal kembali Mbak Iktri...besok nonton ya. Mulai tgl 2 Agustus serentak di bioskop-bioskop seindonesia.

      Delete
  6. wah baru tau ternyata ide cerita La Tahzan dari Mbak Novi.. Sugoi, salam kenal ya mbak. Sukses film nya ^^

    ReplyDelete
  7. yang di jepang nontonya gimna ?????

    ReplyDelete
  8. Subhanalloh, membaca ulasannya aja langsung jatuh air mata terharu. Indonesia emang hebat-hebat, salam kenal mbak, jika mbak pelajar setengah TKI, kalau sy TKI full. Salam kenal dari TKI di malaysia.

    ReplyDelete